Laman


Other Posts >>

Jumat, 25 November 2011

Tutur, Sembur, Wuwur

Adakah sesuatu di dunia yang sempurna.......?
Jawabanya tentu tidak
Adakah menolong adalah suatu keikhlasan......?
Jawabanya harus
Adakah sebuah cinta itu tulus.............?
Jawabanya seharusnya iya
Adakah semua orang tua itu bijaksana........?
Jawabnya pasti harus
Mari kita buka lembaran lama sebagai kaca benggala
Apakah...............
Kita ketika  menjadi orang tua sudah bisa benar benar bijaksana
Apakah kita sudah bisa memberikan tutur , sembur, atao wuwur
Berikanlah pengertian ketika  tak bisa nyembur/doa
Berikanlah  doa ketika tak bisa kao berikan wuwur/modal
Dan ketika tak bisa memberikan jalan untuk bisa makan berikanlah pengertian/ilmu/doa
Adakah kita sudah lakukan salah satu dari itu?
Saya yakin sudah
Tetapi alangkah sempurnaynya ketika semua bisa kita jalani
Alangkah nikmatnya ketika itu adalah sebuah keikhlasan
Alangkah indahnya kalao itu di penuhi rasa cinta
Itulah engko yang menjadi taoladanKarena taoladan biasanya mengalir dari atas ke bawah
Dari yang tua kepada yang muda, dari pemimpin kepada masyarakatnya
Walaopun tidak selalu
Karena tidak selalu hak harus di mulai dari kewajiban, atao
kewajiban di mulai dari hak
Yang ada adalah seberapa besar pengaruh yang telah di timbulkan
Ketika kewajiban tidak di laksanakan
atao ketika hak itu sendiri tidak di dapatkan
Seharusnyalah memang sebuah bakti tidak ada hubunganya antara hak dan kewajiban
tetapi akan tetap saling berhubungan ketika berfikir secara luas tentang generasi muda dan anak bangsa yang harus di perdayakan
Apakah ingin anak muda menganti nama kita menjadi pemakan wadal
yang rela memakan daging anaknya demi harta yang melimpah
Apakah ingin anak muda menamai kita si hati batu
Yang demi kepentingan kita maka hati kita membatu tak berperasaan
Apakah ingin anak muda menamai kita si tua katrok dan ndeso
Yang tak pernah bisa memberikan alasan ketika tidak bisa memberi
Memang cinta tak harus di ucapkan
Tetapi yang tidak boleh lupa cinta adalah perbuatan, perhatian dan kasih sayang
Mengasihi/memberikan dan juga ngeman atao menyayangi
Adakah itu di masa sekarng ini
Masa yang lebih kejam dari jaman batu
Masa yang lebih kejam dari jaman budak
Masa yang telah menghalusinasi  yang lebih kejam dari jaman sihir
Manusia telah menjadi budak,kejam, atao terhalusinasi karena harta
Ini bukanlah penyesalan atao tuntutan
Tetapi penggugah semangat dan arena mawas diri
Dari yang tua untuk yang muda dari yang muda untuk yang tua
Maafkan ........... nggaya sitik ben kaya wong pinter
Bye Bye..........
We Love everybody forever


....................Gembel cyber..............

Kamis, 24 November 2011

Curhat kepada Tuhan

Tuhan
Sebenarnya hari ini aku ingin memarahimu
Melemparmu atao menyumpahimu
Kau pasang gunung permasalahan  di tenggorokanku
Hingga aku sulit untuk bernafas

Tetapi aku selalu kalah
Hanya dengan sedikit  tiupan kepercayaan
Murkaku luntur
Kembalilah aku kepadaMu
Menjadi hamba yang Gowblog

Maafkan aku Tuhan
Karena aku curhat padamu
Karena tiupan kepercayaan datang dari MU



Cangcut,............... Taliwondo

Masih saya ingat,
Pertama membeli celana jeans
Saya melonjak kegirangan
Saya merasa sudah setara dengan remaja lain yang juga memakai celana jeans
Tapi di rumah,di kamar mandi,
Saya tersenyum,karena celana dalam saya tak sebagus celana luar.
 
Masih saya ingat,
Pertama saya merasa sadar,karena sudah tobat
Hingga setiap hari,saya selalu hadir di majelis taklim
Beribadah,menyembah Tuhan,membincangkan hamba Tuhan
Menghitung halal haram,menimbang siapa yang kafir dan siapa yang akan masuk neraka
Hingga dimana pun saya temukan,selain orang beriman,
Saya semprot dengan mengutip firman Tuhan
Sejak saat itu,saya merasa sudah menjadi orang beriman
Saya merasa setara dengan orang-orang suci
Merasa sekaum dengan orang-orang yang sudah dijamin sorga oleh Tuhan
Tapi beberapa tahun kemudian,
Dalam keheningan saya malu
Kenapa saya sibuk menampakkan diri sebagai orang beriman?
Kenapa saya harus memasang pengumuman bahwa saya orang beriman?
Ah … itulah sekelimut jaket keberagamaan saya di masa lalu
Sebuah arogansi ekspresi keagamaan di masa pubertas beragama
Tapi saat ini,
Saya sudah tobat berteriak
Saya tak kan membeli celana jeans lagi
Saya sudah ikhlas memakai celana robek
Asal celana dalam saya benar-benar nyaman
Karena celana luar hanya untuk orang lain
Sedang celana dalam untuk diriku sendiri
Saatnya saya bergerak ke “dalam” setelah sibuk promosi ke “luar”
Agamaku kini........... diam di dalam ...............

Selasa, 22 November 2011

Trilogi Wulung Sengoro 1

Baya sira arsa mardi kamardikan Hayuwa samar sumingkiring dur kamurkan

Bumi pardikan Ki wulung sengoro
Terjajar gundukan gundukan batu di selimuti semak belukar
Tertata rapi sungai sebagai jalan air di sela gunung
Di bawah batu gunung mengalir sungai tersembunyi
Intulah Negara Kerta Wuyung

Negra gemah ripah loh jinawi
Ning Ra pernah toto tentrem kerto raharjo

Merdeka dengan darah, duka nestapa
Nggendol sengsara tiada batas
Penghianatan demi penghiantan telah terlampaoi
Dari teman, saudara, atao panembahan
Peperangan terus menjalar
Hingga harta rampasan tercerai berai
Peninggalan Kakek pramesti di kerta wuyung teleah terampas
Di kejauhan hingga menjadi barang rebutan

Seorang pertapa telah tersingkir dari Negara kerta Wuyung
Tinggal di negara bependuduk rambut emas
Menemui kakang bedowarno
Kakang yang telah juga  beda bahasa
Kakang yang telah begitu kuatnya memegang  kunci  warisan leluhur
Kakang Yang telah menguasai sebagian peniggalan kakek di pramesti

Sang pertapa tetap bersila di tepian sungai suyin
Menyusun kekuatan batiniah terlindungi kakang bedo warno
Duduk menunggu perintah raja Nusawuyung
Keturunan raja Matahari dan Nyamplungcengkir
Adalah keturunan Ki wulung Sengoro
Sebelum runtuh dan menjadi Kerta Wuyung

Di tengah buih angin perputaran malam yang berbeda
Sang pertap mendapat pertanda
Di iringi cahaya menyilaokan tejatuh di utara
Kedatngan Paduka raja segera tiba

Muda Sura Negara dan Muda Sura Gento
Menghadap sang pertapa di iringi kakang bedo warno
Padupan di nyalakan wewangian meniuapkan hawa mistis
Suara alam bergetar
Menyuarakan keadilan,kesjajaran,dan budi pakerti
Baya sira arsa mardi kamardikan 
Hayuwa samar sumingkiring dur kamurkan

Jumat  Legi Tahun alif
Telah menjadi kesepakatan
Sang pertapa mengahiri samadi
Menjadi saksi menghayu hayuning bawono
Muda Sura Negara dan Muda Sura Gento
Juga telah mempersiapkan diri sebagai benteng dan komando
Di balik semua itu kakang bedo warno telah mempersiapkan
Saudara sepupu yang telah menjadi raja di negeri Gajah Gobang
Negeri para raksasa yang digdaya
Sebagai wakil negara yang telah memenagi perebutan

Terlibat sebuah perdebatan
Yang ahirnya di menangi Suro Negoro
Emas pardikan telah di akuinya
Sebagai rampasan milik negara Kerta Wuyung
Tetes darah janji telah di teteskan
Dari setiap jari para raja ayng terwakili
Di mangkok giok pertanda persetujuan
Pengakuan yang hanyalah kosong
Karena tetap tidak bisa di kembalikan
Negara raksasa Maniak perang
Sehingga negara merlimpah hutang
Emas pardikan sebagai jaminannya
Maka tunduklah ia di depan kakang bedo warno
Banyaknya kewajiban yang tak bisa ia penuhi

Malam itu kakang bedo warno mengadakan pesta
Pesta guna menyambut Paugering samadyo
Liukan penari dan minuman surga di turunkan
Semua telah tersirep oleh rasa yang sama
Karena tak ada yang menang karena mengalahkan

Di pojok ruangan sang pendeta menyendiri
Menikmati hidangan yang puluhan tahun tak menyentuh
Di hatinya terdapat kegalaoan mendalam
Diamnya adalah wisnu yang bersemayam
Sehingga kejauhan netra telha melihat

Muda gento mendekati
Berucap lirih tanda penghormatan
Bagi seorang pertapa yang teramat jauh dari pribadinya
Pribadi Muda Gento yang Manggento
Sudilah Muda meminta petunjuk
Apa gerangan yang telah terlihat di ufuk jauh?
Sang pertapa terperangah
Tak bisa membayangkan seorang muda yang gento
Hidup Bagai Buto bisa melihat kedalaman hatinya
Terbukalah hatinya kini
Di atas langit ada langit
Walo puluhan tahun mengasah kolbu
Tetapi tetap masih ada manungsa yang bisa membacanya
Dengan lirih ia menjawab
Berhati hatilah Nak
Karena cahaya langit telah muncul kembali
Menandakan ini bukan ahir dari sebuah perjuangan
Negara Gajah Gobang akan terjadi perbutan
Dan di negara kita terkena imbasnya



















TAULADAN SEORANG PEMIMPIN

Ahmadinejad, seorang tokoh di dunia nyata yang berhasil membuat dunia terpesona dengan kebijakannya yang jauh dari kemewahan seorang pemimpin. Seberapa sederhanakah beliau ini? Let me tell you. Berikut ini saya kutipkan sebagian dari yang saya baca dari beberapa sumber.
Konon ketika beliau sudah menjabat sebagai walikota Teheran yang memiliki populasi lebih besar daripada Jakarta ia masih tampil dengan sepatu yang bolong-bolong. Ia menyapu jalanan Teheran dan bangga dengan itu. Sampai sekarang pun ia masih tampil dengan kemeja lengan panjang sederhana sehingga jika kita tidak mengenalnya dan bertemu dengannya kita tidak akan pernah mengira bahwa beliau adalah seorang presiden. Ya presiden dari sebuah negara besar.
Sebelum menjabat sebagai presiden Iran beliau adalah walikota Teheran, periode 2003-2005. Teheran, ibukota Iran, kota dengan sejuta paradoks, memiliki populasi hampir dua kali lipat dari Jakarta, yaitu sebesar 16 juta penduduk. Untuk bisa menjadi walikota dari ibukota negara tentu sudah merupakan prestasi tersendiri mengingat betapa Iran adalah negara yang dikuasai oleh para mullah.
Ia bukanlah ulama bersorban, tokoh revolusi, dan karir birokrasinya kurang dari 10 tahun. Beliau tinggal di gang buntu, maniak bola, tak punya sofa di rumahnya, dan kemana-mana dengan mobil Peugeot tahun 1977. Penampilannya sendiri jauh dari menarik untuk dijadikan gosip, apalagi jadi selebriti. Rambutnya kusam seperti tidak pernah merasakan sampo dan sepatunya itu-itu terus, bolong disana-sini, mirip alas kaki tukang sapu jalanan di belantara Jakarta.
Nah! Kira-kira dengan modal dan penampilan begini apakah ia memiliki kemungkinan untuk menjabat sebagai walikota Depok saja, umpamanya? Dalam tempo setahun pertanyaan tentang kemampuannya memimpin terjawab.
Warga Teheran menemukan bahwa walikotanya sebagai pejabat yang bisa dibanggakan. Tanpa merasa risih beliau bisa menyapu sendiri jalan-jalan kota, gatal tangannya jika ada selokan yang mampet dan turun tangan untuk membersihkannya sendiri, menyetir sendiri mobilnya ke kantor dan bekerja hingga dini hari sekedar untuk memastikan bahwa Teheran dapat mejadi lebih nyaman untuk ditinggali. “Saya bangga bisa menyapu jalanan di Teheran.” Katanya tanpa berusaha untuk tampil sok sederhana.
Di belahan dunia lain sosoknya mungkin dapat dijadikan reality show atau bahkan aliran kepercayaan baru. Sejak hari pertama menjabat ia langsung mengadakan kebijakan yang bersifat tidak populer seperti memisahkan lift bagi laki-laki dan perempuan (ini tentu menarik hati para wanita di Teheran), menggandakan pinjaman lunak bagi pasangan muda yang hendak menikah dari 6 juta rial menjadi 12 juta rial, pembagian sup gratis bagi orang miskin setiap pekan, dan menjadikan rumah dinas walikota sebagai museum publik! Ia sendiri memilih tinggal di rumah pribadinya di kawasan Narmak yang miskin yang hanya berukuran luas 170 m persegi.
Ia bahkan melarang pemberian sajian pisang bagi tamu walikota mengingat pisang merupakan
buah yang sangat mahal dan bisa berharga 6000 rupiah per bijinya. Ia juga menunjukkan dirinya sebagai pekerja keras yang sengaja memperpanjang jam kerjanya dari pagi hingga menjelang maghrib agar dapat menerima warga kota yang ingin mengadu.
Namun salah satu keberhasilannya yang dirasakan oleh warga kota Teheran adalah spesialisasinya sebagai seorang doktor dibidang manajemen transportasi dan lalu lintas perkotaan. Sekedar untuk diketahui, kemacetan kota Teheran begitu parahnya sehingga saya pernah dikirimi salah satu foto lelucon dari berbagai belahan dunia dengan judul “Only in _Equot; . salah satunya dari Teheran dengan judul “Only in Teheran” dengan foto kemacetan lalu lintasnya yang bisa bikin penduduk Jakarta menertawakan kemacetan lalu lintas di kotanya.
Mengagumkan, secara dramatis ia berhasil menekan tingkat kemacetan di Teheran dengan sebuah manuver tajam. Dicopotnya lampu-lampu di perempatan jalan besar dan mengubahnya menjadi jalur putar balik yang sangat efektif.
Setelah menjabat dua tahun sebagai walikota Teheran ia masuk dalam finalis pemilihan walikota terbaik dunia World Mayor 2005 dari 550 walikota yang masuk nominasi. Hanya sembilan yang dari Asia, termasuk Ahmadinejad.
Tapi itu baru awal cerita. Pada tanggal 24 Juni 2005 ia menjadi bahan pembicaraan seluruh dunia karena berhasil menjadi presiden Iran setelah mengkanvaskan ulama-cum-mlliter Ali Hashemi Rafsanjani dalam pemilihan umum. Bagaimana mungkin padahal pada awal kampanye namanya bahkan tidak masuk hitungan karena yang maju adalah para tokoh yang memiliki hampir segalanya dibandingkan dengannya?
Dalam jajak pendapat awal kampanye dari delapan calon presiden yang bersaing, Ali Akbar Hasyemi Rafsanjani, Ali Larijani, Ahmadinejad, Mehdi Karrubi, Mohammed Bhager Galibaf,
Mohsen Meharalizadeh, Mohsen Rezai, dan Mostafa Min, popularitas Ahmadinejadpaling buncit.
Pada masa kampanye, ketika para kontestan mengorek sakunya dalam-dalam untuk menarik perhatian massa, Ahmadinejad bahkan tidak sanggup untuk mencetak foto-foto dan atributnya sebagai calon presiden. Sebagai walikota ia menyumbangkan semua gajinya dan hidup dengan gajinya sebagai dosen. Ia tidak mampu untuk mengeluarkan uang sepeser pun untuk kampanye! Sebaliknya ia justru menghantam para calon presiden yang menggunakan dana ratusan milyar untuk berkampanye atau yang bagi-bagi uang untuk menarik simpati rakyat.
Pada pemilu putaran pertama keanehan terjadi, Nama Ahmadinejad menyodok ke tempat ketiga. Di atasnya dua dedengkot politik yang jauh lebih senior di atasnya, Akbar Hashemi Rafsanjani dan Mahdi Karrubi. Rafsanjani tetap menjadi favorit untuk memenangi pemilu ini mengingat reputasi dan tangguhnya mesin politiknya.
Tapi rakyat Iran yang cenderung cerdas dan memiliki kesadaran punya rencana dan harapan lain, Ahmadinejad memenangi pemilu dengan 61 % sedangkan Rafsanjani hanya 35%. Logika real politik dibikin jungkir balik olehnya. Dan bukan tidak mungkin jika ada campur tangan Allah swt didalamnya.
Ahmadinejad memang penuh dengan kontroversi. Ia presiden yang tidak berasal dari mullah yang selama puluhan tahun telah mendominasi hampir semua pos kekuasaan di Iran, status quo yang sangat dominan. Ia juga bukan berasal dari elit yang dekat dengan kekuasaan, tidak memiliki track-record sebagai politisi, dan hanya memiliki modal asketisme, yang untuk standar Iran pun sudah menyolok.
Ia seorang revolusioner sejati sebagaimana halnya dengan Imam Khomeini dengan kedahsyatan aura yang berbeda. Jika Imam Khomeini tampil mistis dan sufistis,Ahmadinejad justru tampil sangat merakyat, mudah dijangkau siapapun, mudah dipahami dan diteladani. Ia adalah sosok Khomeini yang jauh lebih mudah untuk dipahami dan diteladani. Ia adalah figur idola dalam kehidupan nyata.
Saat pertama kali menduduki kantor kepresidenan Ia menyumbangkan seluruh karpet Istana Iran yang sangat tinggi nilainya itu kepada masjid2 di Teheran dan menggantikannya dengan karpet sederhana biasa yang mudah dibersihkan.
Ia mengamati bahwa ada ruangan yang sangat besar untuk menerima dan menghormati tamu VIP, lalu ia memerintahkan untuk menutup ruang tersebut dan menanyakan pada protokoler untuk menggantinya dengan ruangan sederhana biasa dengan 2 kursi kayu, meski sederhana tetap terlihat impresive.
Di banyak kesempatan ia bercengkerama dengan petugas kebersihan di sekitar rumah dan kantor kepresidenannya. Di bawah kepemimpinannya, saat ia meminta menteri2 nya untuk datang kepadanya dan menteri2 tsb akan menerima sebuah dokumen yang ditandatangani yang berisikan arahan2 darinya, arahan tersebut terutama sekali menekankan para menteri2nya untuk tetap hidup sederhana dan disebutkan bahwarekening pribadi maupun kerabat dekatnya akan diawasi, sehingga pada saat menteri2 tsb berakhir masa jabatannya dapat meninggalkan kantornya dengan kepala tegak.
Langkah pertamanya saat menjadi presiden adalah ia mengumumkan kekayaan dan propertinya yang terdiri dari Peugeot 504 tahun 1977, sebuah rumah sederhana warisan ayahnya 40 tahun yang lalu di sebuah daerah kumuh di Teheran. Rekening banknya bersaldo minimum, dan satu2nya uang masuk adalah uang gaji bulanannya. Gajinya sebagai dosen di sebuah universitas hanya senilai US$ 250.
Sebagai tambahan informasi, Presiden masih tinggal di rumahnya. Hanya itulah yang dimiliki seorang presiden dari negara yang penting baik secara strategis, ekonomis, politis, belum lagi secara minyak dan pertahanan. Bahkan ia tidak mengambil gajinya, alasannya adalah bahwa semua kesejahteraan adalah milik negara dan ia bertugas untuk menjaganya.
Satu hal yang membuat kagum staf kepresidenan adalah tas sederhana yg selalu dibawa sang presiden tiap hari selalu berisikan sarapan; roti isi atau roti keju yang disiapkan istrinya dan memakannya dengan gembira, ia juga menghentikan kebiasaan menyediakan makanan yang dikhususkan untuk presiden.
Hal lain yang ia ubah adalah kebijakan Pesawat Terbang Kepresidenan, ia mengubahnya menjadi pesawat kargo sehingga dapat menghemat pajak masyarakat dan untuk dirinya, ia meminta terbang dengan pesawat terbang biasa dengan kelas ekonomi.
Ia kerap mengadakan rapat dengan menteri2 nya untuk mendapatkan info tentang kegiatan dan efisiensi yang sudah dilakukan, dan ia memotong protokoler istana sehingga menteri menterinya dapat masuk langsung ke ruangannya tanpa ada hambatan. Ia juga menghentikan kebiasaan upacara2 seperti karpet merah, sesi foto, atau publikasi pribadi, atau hal2 spt itu saat mengunjungi berbagai tempat di negaranya menjadi suatu acara sederhana yang biasa saja.
Saat harus menginap di hotel, ia meminta diberikan kamar tanpa tempat tidur yg tidak terlalu besar karena ia tidak suka tidur di atas kasur, tetapi lebih suka tidur di lantai beralaskan karpet dan selimut. Apakah perilaku tersebut merendahkan posisi presiden?
Presiden Iran tidur di ruang tamu rumahnya sesudah lepas dari pengawal2nya yg selalu mengikuti kemanapun ia pergi. Menurut koran Wifaq, foto2 yg diambil oleh adiknya tersebut, kemudian dipublikasikan oleh media masa di seluruh dunia, termasuk amerika.
Sepanjang sholat, anda dapat melihat bahwa ia tidak duduk di baris paling muka. Bahkan ketika suara azan berkumandang, ia langsung mengerjakan sholat dimanapun ia berada meskipun hanya beralaskan karpet sederhana biasa saja.
Baru-baru ini dia baru saja mempunyai Hajatan Besar Yaitu Menikahkan Puteranya. Tapi pernikahan putra Presiden ini hanya layaknya pernikahan kaum Buruh. sebegitu sederhana kah Sang Presiden di Negara kaya minyak Iran?
Seorang ‘satria piningit’ yang mewujud dalam sosok nyata.Sebagaimana mentornya, ia tidak terpengaruh oleh kekuasaan. Kekuasaan seolah tidak menyentuh karakter-karakter terdalamnya. Ia seolah memiliki ‘kepribadian ganda’, di satu sisi ia bisa bertarung keras untuk merebut dan mengelola kekuasaan, dan di sisi lain ia bertarung sama kerasnya menolak segenap pengaruh kekuasaan agar tidak mempengaruhi batinnya.
Tidak bisa tidak, dengan karakter yang demikian kompleks itu seorang revolusioner macam Ahmadinejad memang ditakdirkan untuk membuat banyak kejutan dan drama pada dunia. Ia memangkas semua biaya dan fasilitas kedinasan yang tidak sinkron terutama dengan urusan pribadi.
Dalam pandangannya, untuk mewujudkan masyarakat Islam yang maju dan sejahtera, pejabat negara haruslah memiliki standar hidup yang sama dengan rakyat kebanyakan., mencerminkan kehidupan nyata dari masyarakatnya, dan tidak hidup di menara gading.
Ia menetapkan PPN baru bagi orang-orang kaya dan mengunakan dananya untuk membangun perumahan bagi rakyat miskin. Ia membawa ‘uang minyak ke piring-piring orang miskin’ dengan mengalokasikan 1,3 milyar dollar untuk program bantuan bagi kalangan muda untuk menikah, memulai usaha baru, dan membeli rumah.
Meski mengagumi Imam Khomeini dan hidup asketis tidak berarti ia konservatif. Ia bahkan tampil moderat. Meski telah terpilih menjadi presiden ia sama sekali tidak mengubah penampilannya. Ia tetap tampil bersahaja dan jauh dari pamor kepresidenan. Pada salah satu acara dengan kalangan mahasiswa salah satu peserta menanyakan penampilannya yang tidak menunjukkan tampang presiden tersebut.
Dengan lugas ia menjawab,:”Tapi saya punya tampang pelayan. Dan saya hanya ingin menjadi pelayan rakyat.”
Air mata saya mengalir membaca ini. Subhanallah! Alangkah rendah hatinya pemimpin satu ini. Tak salah jika ia dicintai oleh bagitu banyak mahluk Tuhan di seluruh muka bumi.
Saya tidak ingin menulis lebih panjang tentang tokoh satu ini. Saya menganjurkan setiap orang untuk membeli buku biografinya dan membacanya sendiri dan menikmatinya sebagaimana saya menikmatinya. Belikan satu buku untuk anak Anda dan biarkan ia mengenal satu tokoh besar dunia yang masih hidup dan mudah-mudahan kelak dapat mengikuti jejaknya. Saya hanya ingin menutup tulisan ini dengan pendapatnya mengapa ia bersikeras agar Iran memiliki teknologi nuklir. Katanya,:
”Jika nuklir ini dinilai jelek dan kami tidak boleh menguasai dan memilikinya mengapa kalian sebagai negara adikuasa boleh memilikinya? Sebaliknya, jika teknonuklir ini baik untuk kalian, mengapa kami tidak boleh juga memakainya?” Suatu argumen sederhana yang bahkan tidak mampu dijawab oleh negara-negara Barat. Itu sebabnya Bush tidak bersedia bahkan terlihat gentar meladeninya dalam suatu tantangan debat di PBB.
Siapakah sosok Mahmud Ahmadinejjad yang berhasil membuat dunia terpesona. Dan kami mengira tidak ada satupun karakter dan kebiasaan kaum Yahudi atau Teroris yang melekat padanya. Sayang sekali hingga detik ini kami belum berhasil mengetahui nama asli dari bapak kandungnya. Mungkinkah beliau adalah seseorang yang ditunggu dunia di akhir zaman ???
“Telah bersabda Rasulullah SAW, “Pada akhir zaman akan muncul seorang khalifah yang berasal dari umatku, yang akan melimpahkan harta kekayaan selimpah-limpahnya. Dan ia sama sekali tidak akan menghitung-hitungnya. (HR. Muslim dan Ahmad)

“Sungguh, bumi ini akan dipenuhi oleh kezhaliman dan kesemena-menaan. Dan apabila kezhaliman serta kesemena-menaan itu telah penuh, maka Allah SWT akan mengutus seorang laki-laki yang berasal dari umatku, . Maka ia akan memenuhi bumi dengan keadilan dan kemakmuran, sebagaimana ia (bumi) telah dipenuhi sebelum itu oleh kezhaliman dan kesemena-menaan. Di waktu itu langit tidak akan menahan setetes pun dari tetesan airnya, dan bumi pun tidak akan menahan sedikit pun dari tanaman-tanamannya. Maka ia akan hidup bersama kamu selama 7 tahun, atau 8 tahun, atau 9 tahun. (HR. Thabrani) ”
Jika itu benar, maka akhir dunia kini tinggal menunggu waktu, karena kemunculannya (imam Mahdi) adalah tanda penghubung antara kiamat sughra dan kiamat kubro. Wallahu A’lam Bisshowab
.............di sunting dari http://ahmadsamantho.wordpress.com  by kiwul gembel................. 

Senin, 21 November 2011

KRANGKENG WARNa

Pantai rumpit
Aliran sungai membelah gunung gandasuli dan cincingguling
Jembatan dan pohon daon menghantarkan di pantai ini
Bebatuan kapur berada di sstiap sisi kanan muara
Tetapi pagi ini terasa begitu gelap
Angin timur menyapu getaran ombak berebut tepian
butiran air,pasir dan garam terbawa angin
Meliuk di antara hamparan pasir pagi menyingsing

Dini hari
Gembel penunggu muara sumadyo bumi
Merengkuh malam bersila pasir
Ubun ubun mengepul hawa ungu kekuningan
Aroma lembab panas berair
Menimbulkan gemuruh dari langit 
Memantulkan cahaya menguatkan grafitasi
Cahaya silau terjatuh dari langit utara

Sang guru berucap
Semua unsur telah terpenuhi
Janji terahir telah terucapkan persetujuan dewata
Maju pantang mundur
Sa yeg sa ekoproyo
Rawe rawe rantas malang malang putung
Semua harus berahir di purnama ini
Tak ada lagi esok atao lusa
Semua sudah tersiapkan
Maju atao semua sirna
Wajah sang guru tergetar
Kekerasan kolbu melelehkan karang sekalipn
Murka memuncak ingin melawan menagih janji
Memecahkan gulungan ombak laut
Langit terbelah petir menjulur laksa alif langit
Ku tak bisa lagi lari ucapnya
Ini dunia yang harus terpecahkan

Si gembel pangon tetap diam
Seribu bahasa belum menggoyahkan kersahan hati
Karena seribu warna masih menyelimuti
Kuning mengungkung
Putih merasuk sungsum
Hijo membelenggu
Merah menyalakan cahaya murka
Hitam masih menutup mata
Aku tetap gelap  Guru !!!
Trasnfer terang belum terbuktikan netra
Maafkan gembel  guru
Walo hati tetap alif yang sama
Nurani tetap maujud di kulit berembun
Aku tetap masih kosong
Terbelenggu, kosong terpenjarakan
Cahaya cahaya yang terlalu kuat mengutuk
Jalan hidup yang tak terbacakan
Telah mengikat membuat luka terlalu dalam
Maafkan aku Sang guru,.... Maafkan
Karena bodoh yang memang tak bisa
Maafkan aku sang guru
Karena Lemah yang memang melemaskan
Maafkan  ........

Gembel berlalu .....
Kini sirna oleh gelapnya pedut pagi
Jalan ke barat meyebrang sugai
Duduk di bawah tebing kapur
Tak maujud tinggal batu rumpit
Pertanda keteguhan hati
Njagreg tanpa harap
Yang kini hanya sebagai tempat sandar kapal dan  memancing
Direlakan sudah sebagai penyerta bumi
Di pertiwi nuansa nan agung

...................................Gembel Cyber......


BELAJAR PADA NEGARA NORWEGIA

Baru-baru ini badan program pembangunan PBB (UNDP) menobatkan Norwegia sebagai negara terbaik di dunia, dengan tiga indikator penilaian, tingkat pendidikan, pendapatan per kapita dan kesehatan masyarakatnya. Pada rilis tersebut juga mencantumkan Indonesia pada urutan 124 dari 187 negara yang disurvei.

Bagi Norwegia sendiri ini tidaklah mengejutkan karena sebelumnya sudah sembilan kali berturut – turut ditasbihkan sebagai negara yang paling diinginkan sebagai tempat tinggal di dunia oleh lembaga yang sama. Berikut ini ada beberapa fakta menarik tentang kehidupan di Norwegia yang saya dapatkan selama menempuh pendidikan di negara ini.

Bidang pendidikan, Norwegia menggratiskan seluruh biaya pendidikan pada semua jenjangnya, ini juga berlaku bagi warga negara asing yang bersekolah di sini. Misalnya, saya dan lima mahasiswa Aceh lainnya, bantuan beasiswa yang kami dapatkan dari pemerintah Norwegia, hanya kami pergunakan untuk biaya hidup.

Untuk mahasiswa juga disediakan kredit pelajar, artinya selama mahasiwa menyelesaikan pendidikan, biaya untuk menutupi kebutuhan sehari-hari seperti penginapan, makanan dan lainnya mereka dapatkan dari pinjaman bank dan akan mulai membayar cicilan ketika telah menyelesaikan pendidikan dan bekerja. Mahasiswa sama sekali tidak tergantung pada dana orang tua.

Untuk pendapatan penduduknya, negara ini penganut ekonomi sosialis, dengan ciri khasnya adalah perbedaan pendapatan diantara semua profesi tidak terlalu jauh, profesor sampai petugas kebersihan bisa hidup layak dari gaji mereka, bila profesor menggunakan mobil ke kampus, maka begitu juga dengan petugas kebersihan. Ciri khas lainnya, pajak yang tinggi, sehingga yang terjadi adalah yang beperpendapat tinggi membantu yang lainnya.

Bagaimana kalau kita sedang tidak memiliki pekerjaan atau karena alasan tertentu kita  tidak mampu bekerja sebagaimana lazimnya?, tenang, pemerintah akan mensubsidi biaya hidup dan membantu mencari pekerjaan untuk kita.

Bila anda penduduk Norwegia dan berumur 67 tahun, saatnya mengambil pensiun dan mempergunakan waktu untuk menikmati hidup, berliburanlah ke banyak negara. Pada usia tersebut semua orang akan mendapat gaji pensiun, terlepas apapun pekerjaan anda, pegawai negeri, pegawai swasta, pebisnis atau anda hanya petani, semua akan mendapat pensiun yang yang layak.

Sebagai ilustrasi gaji, kawan saya, yang bekerja sebagai perawat di sebuah rumah sakit, mendapat bayaran 200 kroner (300 ratus ribu rupiah) per jam, kalau satu hari kerja delapan jam, maka pendapatannya 2,4 juta rupiah per hari. Jika bekerja pada hari libur atau hari-hari besar maka pendapatannya akan lebih dari itu.

Untuk bidang kesehatan, Norwegia juga menggratiskan biaya perawatan kesehatan. Saya pernah dirawat enam hari di sebuah rumah sakit, saya bisa merasakan kualitas pelayanan rumah sakit mereka. Selain biaya rawat inap, obat-obatan, mereka juga menggratiskan ambulance. Untuk makanan, pasien bisa pergi sendiri ke dapur dan makan semau dan sepuasnya, kecuali pasien yang harus tetap diatas tempat tidur tentunya.

Standar ruangan dan pelayanan sama untuk semua masyarakat termasuk raja dan keluarganya, ruangan di rumah sakit tidak menganal perbedaan kelas, tidak ada bangsal ataupun VIP, semua ruangan sama, tergantung kebutuhan pelayanan saja.

Menjadi wanita hamil sangat terhormat di negara ini, selain menggratiskan semua biaya pemeriksaan kehamilan dan persalinan, pada saat melahirkan seorang ibu juga akan menerima bantuan dari pemerintah sebesar 35 ribu kroner (55 juta rupiah).
Pertanyaanya BISAKAH INDONESIA YANG KATANYA LEBIH KAYA ???????